Tampilkan postingan dengan label Coret - coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coret - coret. Tampilkan semua postingan
Selasa, 14 Mei 2019
0 Comments




Tentang langit



Berbaringlah sebentar di savana

Kau harus tau, langit sekarang mulai bercahaya

Tak ada lagi murung di wajahnya

Nampak lara nan lirih telah usai mendera

Mari lihat, coba pandang ia dalam-dalam

Dan ku pastikan kau tak ada disana

Kau terlalu sibuk menikmati euforia

Sementara kau lupa, bahwa hujan bisa saja me-reda

Jiwanya sanggup keluar dari gelap yang memperkosa

Jua raganya yang mampu lepaskan belenggu

Jadi sampai disini apa pendapatmu?

Ayolah! Kemesraanmu sudah bukan masalah bagiku

Memang langit bodoh soal sembunyikan luka

Namun ia cukup pintar agar kembali lagi bersinar

Tersenyumlah, wahai daun pinggir trotoar

Dan resapi matahari yang terus membakar

write: Rahma Atiya
Read more...
0 Comments



Aku cemburu pada mereka yang kerap kali bicara mengenai kasih sayang ayah ibu.



Ada jerit tertahan saat kudengar cerita mereka tentang sup jagung buatan bunda kala mendung.

Atau cerita tentang lelucon jayus yang dilontarkan ayah saat makan malam.



Mereka tertawa, berceloteh tentang keluarga masing-masing sembari bergurau ke sana kemari. Sementara di sini, ada air yang siap mengucur dari kelopak mata, membasahi pipi dan berteriak; aku sesak!



Aku punya ayah juga punya ibu. Tapi tidak pernah mengerti arti hangat dari sebuah keluarga yang mereka sebut.



Ada sesak-sesak yang hinggap tiap kali bicara soal bahagia. Sebab mereka memilih jalan bahagia dengan perpisahan.



Memangnya, apa yang bahagia dalam sebuah peristiwa perpisahan?



Bohong jika ibu bilang ia bahagia. Aku tahu ia sering menangis tepat pukul tiga dini hari dengan bingkai foto di tangan kiri.



Ternyata, patah yang nyata adalah saat tempat yang kau sebut rumah telah pecah tanpa bisa kau cegah.

write: Rahma Atiya
Read more...
0 Comments



Mereka Beretorika! 

Di media berbeda

Mereka saling menjatuhkan

Saling melempar kabar buruk

Hanya untuk menarik perhatian massa.

            Dua orang tersebut tampak tertawa

            Membahas tentang perekonomian negara

            Harga pasar dan kesehatan

            Mereka suarakan dengan tidak sabaran

Dua orang lainnya berbicara

Mereka akan membenah negara

Pembangunan jalan tol, lapangan pekerjaan

Dan kasus-kasus pelanggaran kemanusiaan akan mereka tuntaskan

Katanya….

            Kedua pasangan membuat retorikanya sendiri

            Agar massa menunjukkan suara pilihannya

            Tak tanggung-tanggung, mereka berebut panggung

            Memperbanyak suara dengan sumpah pada negara.

Aku ini kaum terbelakang

Yang hidupnya mungkin tidak lebih baik dari seorang jalang

Setelah salah satu dari mereka dipilih

Aku dan semua yang bernasib sama akan tetap dibuang!

            Kami tak butuh janji-janji manis

            Kami tak butuh ucapan kosong belaka

 Yang kami butuhkan hanyalah, siapapun yang terpilih nanti

             Mereka dapat membuat negara ini jauh lebih baik

Agar kami kaum kecil

Tak jadi babu

Di negara sendiri atau negara maju

            Ibu pertiwi malu

            Jika tubuhnya digerayangi oleh para penafsu

            Dan jika hancur, siapa yang disalahkan?

Rakyat yang diasingkan, atau

Pemimpin yang ditunjuk dengan sumpah

“JABATAN”


write : Rahma Atiya Putri
Read more...
Senin, 13 Mei 2019

KAU ADALAH INGIN KU

1 Comments

KAU ADALAH INGINKU
by Dinda Annisa Namira 



Aku terkejut mengetahui,
Betapa aku bisa sangat terluka karenamu…
                      
Mengapa begitu sulit bagimu?
Untuk melihat diriku yang berjuang  dengan semestinya?

Hariku adalah sebuah perjuangan
Bahkan mimpiku terasa menyakitkan

Jika itu dirimu, bagaimana hal ini akan terjadi?
Jika hari hari gila ini menjadi milikmu?

Akankah kau tau?
Semua rasa sakit yang memenuhi diriku
sampai hatiku akan meledak,
betapa aku menginginkanmu…

Menginginkanmu untuk selalu berada disekitarku..
Menginginkanmu untuk selalu menggenggam tangan ku..
Aku sangat menginginkanmu…

Mereka mengatakan ‘’kau akan bahagia ketika jatuh cinta”
Siapa yang mengatakan itu?!
Karena aku hanya tau sebuah cinta,
Cinta  yang membuatku hanya bisa menatapmu dari belakang,
dengan keinginan besar untuk memiliki…

Read more...
Selasa, 07 Mei 2019

RINTIHAN RINDU

0 Comments
RINTIHAN RINDU 




Dalam keheningan malam 
Saat aku tersapu dalam belaian kasihmu
Selalu ku ingat dalam kesendirian

Mama...
Aku kangen
Aku mau dipeluk
Aku mau dimanja
Mama...
Disini aku merasa kesepian
Disini aku merasa sendirian
Mama...
Rasanya sangat berbeda saat jauh darimu
Hati ini terasa hampa bila tak ada di dekatmu

Mama...
Di perantauan ini 
Mengajarkanku arti sebuah kerinduan
Mengajarkanku arti kasih dan sayang
Yang tak dapat ditahan walau hanya sekejap

Mama...
Aku hanya bisa menitipkan rindu pada angin
Sampaikanlah rindu ini pada mamaku tercinta
Mama...
Andaikan kau ada disini 
Ingin kuceritakan semua tentang kejadian yang ku Alami selama ini
Mama...
Aku tak bisa berjanji menjadi orang kaya 
Tapi, aku ingin menjaminkan syurga untukmu

Mama...
Aku akan menjaga diri disini
Mama tak usah risau denganku
Disini aku baik-baik saja

Mama...
Aku akan berjuang demi kebahagiaanmu
Karena kebahagiaanmu adalah syurgaku
Terima kasih ma...
Atas do'a-do'a yang kau panjatkan 
Dalam setiap sujud malammu
Do'akan putrimu ini 
Agar sukses membahagiakanmu



By : RAMIAH RAMIN




Read more...
 
Seputar kreativitas © 2014 | Designed By Blogger Templates